Langsung ke konten utama

20 Tips Mengetahui Tanda-Tanda Kehamilan

DokterGaul.Net - Tips Mengetahui Tanda-Tanda Kehamilan - Kehamilan merupakan sebuah waktu di mana seorang wanita membawa embrio di dalam rahimnya. Bagi para pasangan suami istri yang telah menikah,kehamilan merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu dan dinanti-nantikan, meskipun sebagian orang ada pula yang menunda kehamilan tersebut. Karena banyak di antara anda dan termasuk anda yang sudah menanti-nantikan kehamilan itu datang, akhirnya ada mencari tahu informasi tentang ciri-ciri awal kehamilan. Untuk menjawab rasa penasaran anda tersebut, DokterGaul.Net akan berbagipengetahuan dan tips mengetahui tanda-tanda atau ciri-ciri wanita hamil. Sekitar 20 tips yang akan kami bagikan untuk anda , dan berikut ini tanda-tandanya :


Tanda-Tanda Wanita Hamil | Sumber gambar : images.google.com


1. Terlambat Datang Bulan / Haid
Salah satu tanda kehamilan yang paling jelas terjadi merupakan terlambatnya datang bulan. Namun tidak semua keterlambatan tersebut diartikan sebagai kehamilan. Anda bisa saja telat haid karena stres, diet atau gangguan hormonal. Selain itu, beberapa wanita juga bisa mengalami pendarahan atau spotting (timbul bercak darah). Segera konsultasikan ke dokter mengenai masalah tersebut.

2. Munculnya  Bercak Darah atau Flek
Keluarnya bercak darah atau flek sebelum fase menstruasi yang akan datang, biasanya terjadi antara 8-10 hari setelah terjadinya ovulasi. Munculnya darah ini disebabkan oleh implantasi (implantation bleeding) atau menempelnya embrio pada dinding rahim seorang wanita. Munculnya bercak darah pada saat kehamilan sering disalah artikan sebagai menstruasi.

3. Kram Pada Perut
Setelah keluarnya bercak darah biasanya diikuti dengan kram perut. Kram perut pada kondisi terjadinya kehamilan akan terjadi secara teratur. Dan kondisi kram perut ini, akan terus berlanjut sampai kehamilan trimester kedua, sampai letak uterus posisinya berada ditengah dan disangga oleh panggul.

4. Seringnya Buang Air Kecil dan Konstipasi
Pada saat hamil, janin yang tumbuh di dalam rahim akan menekan kandung kemih seorang wanita dan kandung kemih juga lebih cepat dipenuhi urine sehingga frekuensi buang air kecil pun menjadi lebih sering.

5. Mudah Lelah
Di awal kehamilan, anda juga sering merasakan mudah lelah. Hal tersebut akan membuat anda ingin selalu bermalas-malasan di tempat tidur. Karena tubuh anda sedang menyesuaikan diri dengan adanya makhluk baru. Peningkatan hormon progesteron juga sering dan selalu dihubung-hubungkan dengan tanda keempat ini. Selain itu anda menjadi lebih mudah lelah , menurunnya kadar gula dan tekanan darah.

6. Payudara Bengkak dan Terasa Lembut
Perasaan nyeri dan kesemutan merupakan gejala awal kehamilan yang paling umum. Diawal kehamilan, payudara seorang istri akan berubah bentuk karena adanya persiapan untuk menghasilkan ASI. Payudara dapat menjadi sangat lembut dan sensitif selama berbulan-bulan. Namun menurut ahli laktasi (Teresa Pitman), tidak semua wanita mengalami hal seperti ini, terutama pada wanita yang menggunakan pil KB. Selain payudara yang membengkak ini, salah satu tanda lainnya adalah dengan berubahnya warna area aerola menjadi lebih gelap.

7. Perubahan Bentuk Tubuh
Bukan hanya perut saja yang membesar pada saat wanita hamil, namun juga beberapa daerah tubuh juga mengalami perubahan seperti berubahnya pantat,paha, dan da-da serta lengan terkadang ikut mengalami pembengkakan.

8. Rasa Mual (Morning Sickness)
Gejala kehamilan yang paling umum lainnya yaitu perasaan mual. Perasaan mual tersebut dikarenakan peningkatan pada hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrophin). Peningkatan hormon HCG ini dapat menyebabkan rasa pedih pada lapisan perut sehingga dapat menimbulkan rasa mual pada perut anda. Perasaan mual yang anda alami ini akan menghilang ketika usia kehamilan anda mencapai trimester kedua kehamilan. Selain mual, anda juga merasa lebih sensitif pada bau tertentu. Sejumlah peneliti mengungkapkan bahwa kejadian ini terjadi agar seorang wanita hamil tidak dapat memakan makanan yang sembarangan sehingga dapat melindungi sang bayi dari resiko racun yang berbahaya.

9. Perubahan Mood
Wanita hamil memiliki mood yang sangat labil. Terkadang anda merasa sangat bahagia namun juga bisa pula mood anda berubah menjadi buruk, akibatnya anda sering memarahi suami anda tanpa adanya sebab yang jelas dan sepele . Tidak perlu mengkhawatirkan perubahaan mood ini karena normal. Mood berubah karena terjadinya perubahan hormon secara drastis di tubuh Anda. Kalau Anda belakangan merasakan hal tersebut, itu terjadi karena tubuh sedang menyesuaikan diri dengan kehadiran hormon baru.

10. Pusing dan sakit kepala (Headaches)
Gangguan pusing dan sakit kepala yang sering dirasakan oleh ibu hamil diakibatkan oleh faktor fisik; rasa lelah, mual, lapar dan tekanan darah menjadi rendah. Sedangkan penyebab emosional yaitu adanya perasaan depresi dan 
tegang. Tanda selain itu yaitu peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh juga bisa menyebabkan pusing saat ibu berubah posisi badan.

11. Susah Buang Air Besar / Sembelit
Sembelit ini akan terjadi karena akibat peningkatan hormon progesterone. Hormon ini selain mengendurkan otot-otot pada rahim anda, juga berdampak pada mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar. Namun keuntungan dari keadaan ini adalah memungkinkan peyerapan nutrisi yang lebih baik saat istri anda hamil.

12. Sering Meludah (Hipersalivasi)
Tanda kehamilan ini terjadi akibat pengaruh perubahan hormon estrogen, biasanya terjadi pada kehamilan trimester pertama. Kondisi sering meludah tersebut biasanya akan tidak lagi muncul ketika kehamilan sudah memasuki trimester kedua

13. Naiknya Temperatur Basal Tubuh
Jika terjadi kehamilan atau ovulasi, maka suhu basal tubuh ibu akan meningkat. Kondisi ini akan bertahan selama terjadinya kehamilan. Kondisi ini tidak akan turun ke kondisi sebelum terjadinya ovulasi.

14. Sakit Punggung
Biasanya, Anda tidak punya masalah dengan sakit punggung. Namun kini, punggung bagian bawah terasa nyeri. Jika Anda benar hamil, gangguan ini akan terus anda alami sampai anda melahirkan kelak.

15. Ngidam atau Menolak Makanan Tertentu
Tanpa alasan yang jelas, mendadak Anda sangat menginginkan makanan tertentu, yang sebelumnya mungkin bukan makanan favorit Anda. Atau sebaliknya, Anda tiba-tiba tak tahan dengan makanan yang selama ini jadi kegemaran Anda.

16. Sensitif Pada Bau
Anda tak tahan pada segala macam bau, terutama aroma makanan tertentu. Sampai tak tahan dengan baunya, bau tertentu bisa membuat Anda merasa mual dan berakibat muntah.

17. Gejala PMS atau Dilepen
Pada wanita hamil akan merasakan gejala PMS atau dilepen  seperti yang anda rasakan setiap bulannya. Perut kembung, sakit pinggang, nyeri pada payudara, bahkan nafsu makan yang meningkat. Namun, kok belum haid juga, ya?

18. Positif Tes Kehamilan
Hasil uji test pack menunjukkan tanda positif! Apakah itu berarti Anda benar-benar sudah positif hamil? Belum tentu juga! Anda akan mendapat jawaban yang lebih akurat, setelah pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan USG untuk melihat kondisi rahim anda.

19. Adanya janin yang tumbuh di dalam rahim Anda
Pemeriksaan USG ini bertujuan untuk melihat titik kecil yang bergerak-gerak di dalam kantung kehamilan anda.

20. Jika tanda-tanda di atas terjadi pada anda saat ini maka Selamat anda telah positif hamil, Jaga perkembangan si kecil hingga tiba waktunya persalinan

Semoga artikel tentang Tips Mengetahui Tanda-Tanda Kehamilan dapat banyak membantu anda dalam memantau perkembangan istri anda selama ini. Anda juga dapat membaca artikel kami lainnya tentang Tips Menghilangakan Perut Kembung Pada Ibu Hamil.

Pos populer dari blog ini

Gejala Penyakit Diabetes, Penyebab, Cara Pencegahan

DokterGaul.Net - Gejala Penyakit Diabetes, Penyebab, Cara Pencegahan - Mengenal penyakit diabetes dengan mengetahui terlebih dahulu definisi atau pengertian diabetes, gejala atau tanda-tanda diabetes, penyebab diabetes, dan cara mencegah diabetes.
Diabetes atau dapat disebut dengan kencing manis atau penyakit gula darah. Salah satu jenis penyakit kronis yang mempunyai tanda awal berupa meningkatnya kadar gula di dalam darah akibat adanya gangguan sistem metabolisme di dalam tubuh. Diabetes ini tidak dapat disembuhkan namun kadar gula darah dapat dikontrol.
Diabetes terjadi karena kurangnya insulin, insulin merupakan zat yang dihasilkan pankreas untuk mengolah zat gula darah (glukosa) sehingga dapat menjadi energi. Namun makanan yang konsumsi tidak akan menolong, sebab gula di dalam darah tetap tidak dapat diproses menjadi tenaga secara normal, bahkan kadarnya akan terus meningkat. Peristiwa tersebut disebut dengan Hiperglikemia, yaitu penumpukan glukosa yang terjadi di dalam darah.
Menge…

Gejala dan Penyebab Kekentalan Darah dan Cara Mengatasinya