Langsung ke konten utama

Penyebab Penyakit Ebola dan Ciri-Cirinya



Penyakit Infeksi Virus Ebola
Penyakit virus Ebola adalah penyakit yang sangat serius, umumnya fatal, karena belum ada pengobatan atau vaksin yang sudah distandardisasi.
Untungnya, bagi orang yang tinggal di luar Afrika, ancaman virus Ebola sangatlah kecil. Penjangkitan massal virus Ebola yang terjadi belakangan ini mempengaruhi tidak negara di Afrika Barat yaitu Guinea, Liberia, dan Sierra Leone. 
Sudah ada 8.300 penderita yang tercatat dan 4.000 kematian yang dilaporkan oleh WHO. Kasus ini adalah kasus terbesar penjangkitan Ebola yang pernah terjadi. 
Penyakit ini fatal dari 50-90% kasus yang terjadi. Semakin cepat pasien diberikan pengobatan, semakin banyak kesempatan hidup pasien. 
Penyakit ini diidentifikasi pertama kali pada pertengahan 1970-an. Virus Ebola selama ini hidup tanpa menimbulkan masalah di kelelawar buah selama bertahun-tahun, memperbanyak populasi dengan menjangkiti simpanse dan gorilla. 
Virus menjangkiti manusia karena ada tukang daging yang memotong hewan hutan dan bersentuhan dengan darahnya.


Virus Ebola


Gejala
Seseorang yang terinfeksi virus Ebola akan mulai menderita demam, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, sakit tenggorokan, dan kelelahan otot yang parah. Gejala-gejala ini muncul begitu saja (tidak secara bertahap) antara 2 hingga 21 hari setelah infeksi terjadi, paling banyak kasus kemunculan gejala terjadi pada 5-7 hari setelah infeksi. 
Jika anda merasakan gejala di atas dalam waktu 21 hari setelah kembali dari Guinea, Liberia atau Sierra Leone, tinggallah di rumah dan hubungi dokter yang anda percaya dan jelaskan kondisi dan kecurigaan anda. 
Jika anda didiagnosis dokter terkena flu, tifus, dan malaria, tetap curigai kondisi anda karena gejala awal Ebola sangat mirip dengan tiga penyakit itu.
Gejala lanjutan yang akan muncul jika keluhan anda tidak ditangani adalah diare, muntah-muntah, ruam, sakit perut, kerusakan ginjal, dan kegagalan hati.
Sebagaimana penyakit ini diberi nama, ebola haemorrhagic fever, pasien bisa mengalami gejala final berupa pendarahan dalam tubuh.
Anda bisa mengetahui hal itu jika tiba-tiba anda mengeluarkan darah dari telinga, mata, hidung, atau mulut.
Cara penyebaran
Sebagaimana penjangkitan banyak penyakit menular lainnya, ebola memiliki cara tertentu untuk menjangkiti manusia. 
Seseorang bisa terinfeksi virus Ebola jika mereka melakukan kontak dengan darah, cairan tubuh, atau organ dalam orang yang terinfeksi. 
Kebanyakan orang yang terjangkiti Ebola mendapatkan infeksi karena mereka merawat orang yang sakit demam pendarahan Ebola. 
Mereka menyentuh tubuh korban atau membersihkan cairan tubuh korban (muntah, urin, feces) yang mengandung darah yang terinfeksi.
Penjangkitan ini bermula dari ritual pemakaman tradisional Afrika. Malahan ritual tersebut menjadi faktor utama dari kasus ini. Virus Ebola bisa bertahan di luar tubuh inangnya selama beberapa hari, termasuk juga di kulit orang yang terinfeksi. Ritual pemakaman tersebut melibatkan orang yang sedang berduka menyentuh mayat. 

Peta Penyebaran Virus Ebola

Ketika mereka menyentuh bibir, bibit demam Ebola akan berpindah, dan mereka akan terjangkit. Cara lain penjangkitan adalah menyentuh baju pasien (kemudian menyentuh mulutnya sendiri), hubungan seksual, menggunakan peralatan medis yang belum disterilisasi setelah digunakan kepada orang yang terinfeksi.
Penularan hanya mungkin selama ada virus Ebola di darah, urin, feces, liur, dan sekret tubuh lainnya. Orang yang menangani hal di atas di laboratorium atau rumah sakit, juga keluarga korban, jadi memiliki resiko yang paling besar untuk tertular penyakit ini. 
Padahal virus ini bisa mati hanya dengan membasuh tangan dengan sabun. Paramedis juga disarankan menggunakan pakaian yang protektif.
Virus ini tidak menular melalui udara. Yang dibutuhkan untuk penjangkitan adalah kontak langsung.
Diagnosis
Ketika masih mengalami gejala awal, penyakit demam Ebola sangat sulit didiagnosis. Biasanya kemunculan gejala dibantu dengan rekaman kesehatan pasien, bisa menunjukkan tendensi infeksi yang membedakannya dengan malaria, tifus, atau flu.
Darah atau cairan tubuh akan dikirim ke laboratorium untuk dites apakah ada virus Ebola yang hidup, dan diagnosis baru bisa dibuat dari hasil laboratorium itu. 
Pasien akan ditempatkan di ruang isolasi untuk menghindari kontak dengan orang lain.
Pengobatan
Hingga saat ini belum ada perawatan atau vaksin untuk penyakit demam Ebola. Tentu saja terapi obat dan vaksin baru sedang diteliti besar-besaran. Vaksin akan diekstrak dari pasien yang berhasil diisolasi dan bertahan hidup. Untuk menjaga kehidupan pasien, pasien akan diberikan hidrasi. 
Dehidrasi adalah salah satu kondisi yang muncul karena infeksi, oleh karena itu hidrasi dilakukan secara intravena. 
Hal itu diperlukan karena kadar oksigen darah dan tekanan darah harus dijaga agar tetap bisa menyokong organ-organ tubuh pasien, paling tidak selama tubuh pasien berusaha melawan penyakit dan infeksi lainnya ditangani oleh dokter.
Ada pengobatan eksperimental yang seringkali digunakan. Meski belum pernah dicoba di manusia dengan alasan keamanan dan belum diketahui apakah efektif. Produk ini mampu mengikat protein virus Ebola yang mematikan bagi virus. Produk ini menggunakan kombinasi dari tiga antibody yang fungsinya mengikat protein virus.
Bepergian ke area perjangkitan
Meski Ebola lumayan sulit menjangkiti manusia karena penularan bersifat areal dan kondisi yang sulit untuk penularan. Jika anda bepergian ke Afrika barat, anda perlu ekstra hati-hati dalam melakukan segala hal. Berikut adalah cara pencegahan jika anda bepergian ke Arfika Barat:
·       Cuci tangan secara rutin dengan air dan sabun (atau hand sanitizer yang mengandung alkohol ketika taka da sabun) karena virus sangat mudah dibunuh,
·       Pastikan anda mencuci buah dan sayuran dengan baik dan mengupasnya sebelum anda memakannya,
·       Hindari kontak fisik dengan orang yang anda lihat memiliki gejala demam apa pun,
·       Hindari tempat yang padat penduduk dan tempat yang ramai, di mana resiko penularan meningkat,
·       Jangan memegang bangkai hewan atau daging mentah, dan
·       Ketahui cara memasak daging, ketika anda makan di luar, pastikan daging yang anda pesan selalu well-done.
Jika anda atau orang di sekitar anda mengidap gejala demam berdarah Ebola, paling baik anda langsung menghubungi penyedia layanan kesehatan di negara setempat. 
Pastikan anda memberi tahu mereka bahwa anda mengalami kontak dan curiga anda mengidap demam Ebola. 
Jika tidak ada penyedia layanan kesehatan, paling baik anda menghubungi kedutaan besar atau kantor konsul. Ketika anda mengidap gejala, batasi kontak anda dengan orang lain. 
Anda bisa saja jadi karier penular Ebola.
Pencegahan
Karena resiko terbesar penularan muncul pada petugas medis yang menangani orang yang terjangkit demam, pencegahan harus dilaksanakan seketat mungkin. Jika anda adalah petugas medis, perhatikan langkah berikut. Jika anda pasien, anda bisa memberitahu petugas medis, jika mereka tidak melakukan langkah berikut:
·       Gunakan masker, google, pakaian khusus, dan sarung tangan,
·       Berhati-hatilah ketika menangani sekret, darah, dan kateter (pipa yang dimasukkan ke dalam tubuh) ketika memasukkan sesuatu secara intravena,
·       Jika tidak disposable, peralatan medis selalu disterilisasi setelah penggunaan,
·       Jika disposable, peralatan medis perlu disterilisasi dan dibuang setelahnya,
·       Gunakan disinfektan dalam sekret, darah atau cairan tubuh lain dari pasien, sebelum membuangnya dengan hati-hati,
·       Sering-sering mencuci tangan, dan
·       Pakaian disposable harus disterilisasi sebelum akhirnya dibuang, lalu setelahnya mencuci tangan.
Anda dapat meningkatkan daya tahan tubuh dengan Terapi Ozon. Untuk informasi lebih lanjut tentang Terapi Ozon Darah bisa klik di sini

Pos populer dari blog ini

20 Tips Mengetahui Tanda-Tanda Kehamilan

DokterGaul.Net - Tips Mengetahui Tanda-Tanda Kehamilan - Kehamilan merupakan sebuah waktu di mana seorang wanita membawa embrio di dalam rahimnya. Bagi para pasangan suami istri yang telah menikah,kehamilan merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu dan dinanti-nantikan, meskipun sebagian orang ada pula yang menunda kehamilan tersebut. Karena banyak di antara anda dan termasuk anda yang sudah menanti-nantikan kehamilan itu datang, akhirnya ada mencari tahu informasi tentang ciri-ciri awal kehamilan. Untuk menjawab rasa penasaran anda tersebut, DokterGaul.Net akan berbagipengetahuan dan tips mengetahui tanda-tanda atau ciri-ciri wanita hamil. Sekitar 20 tips yang akan kami bagikan untuk anda , dan berikut ini tanda-tandanya :



1. Terlambat Datang Bulan / Haid Salah satu tanda kehamilan yang paling jelas terjadi merupakan terlambatnya datang bulan. Namun tidak semua keterlambatan tersebut diartikan sebagai kehamilan. Anda bisa saja telat haid karena stres, diet atau gangguan hormonal. Sel…

Gejala Penyakit Diabetes, Penyebab, Cara Pencegahan

DokterGaul.Net - Gejala Penyakit Diabetes, Penyebab, Cara Pencegahan - Mengenal penyakit diabetes dengan mengetahui terlebih dahulu definisi atau pengertian diabetes, gejala atau tanda-tanda diabetes, penyebab diabetes, dan cara mencegah diabetes.
Diabetes atau dapat disebut dengan kencing manis atau penyakit gula darah. Salah satu jenis penyakit kronis yang mempunyai tanda awal berupa meningkatnya kadar gula di dalam darah akibat adanya gangguan sistem metabolisme di dalam tubuh. Diabetes ini tidak dapat disembuhkan namun kadar gula darah dapat dikontrol.
Diabetes terjadi karena kurangnya insulin, insulin merupakan zat yang dihasilkan pankreas untuk mengolah zat gula darah (glukosa) sehingga dapat menjadi energi. Namun makanan yang konsumsi tidak akan menolong, sebab gula di dalam darah tetap tidak dapat diproses menjadi tenaga secara normal, bahkan kadarnya akan terus meningkat. Peristiwa tersebut disebut dengan Hiperglikemia, yaitu penumpukan glukosa yang terjadi di dalam darah.
Menge…

Gejala dan Penyebab Kekentalan Darah dan Cara Mengatasinya