efek cytotec terhadap janin

Apakah itu obat cytotec?

Banyak yang masih menanyakan mengenai bagaimana efek cytotec terhadap janin dan terhadap tubuh. Bahasan mengenai ini umumnya tak banyak dilakukan dengan terbuka, apalagi kaitannya dengan kebiasaan masyarakat Indonesia yang menjadikan cytotec sebagai salah satu jalan keluar untuk melakukan pengguguran kandungan.

Cytotec umumnya digunakan secara resmi untuk mengatasi gejala tukak lambung. Gejala ini biasanya muncul karena adanya perubahan lapisan pelindung yang ada di bagian dindingnya lambung. Menyebabkan lambung menjadi lecet dan berkemungkinan memunculkan luka dan bolongan. Namun bukan hanya itu, cytotec juga kerap digunakan sebagai obat untuk melakukan pengguguran kandungan. Banyak yang menggunakan ini sebagai cara untuk menggugurkan kandungan secara individual, di luar pengawasan petugas medis. Pada dasarnya menggugurkan kandungan tanpa alasan kesehatan yang jelas merupakan sebuah perbuatan yang tidak dibenarkan. Karena itu pada artikel ini akan dibahas mengenai bagaimana sebenarnya efek cytotec terhadap janin dan juga terhadap tubuh yang menerimanya.

Kandungan pada cytotec

Cytotec merupakan obat yang memiliki kandungan bernama misoprostol. Dalam dosis yang tepat, kandungan misoprostol dalam cytotec ini akan mampu membantu penderita untuk menurunkan kadar kandungan asam pada lambung yang terlalu tinggi. Sehingga ini bisa menghentikan proses penipisan yang ada di dinding lambung. Karena itulah obat ini secara resmi diketahui sebagai pengobatan terhadap tukak lambung dan tukak pada usus. Namun kemudian, ketika obat dengan kandungan misoprostol dikonsumsi dalam jumlah yang melebihi dosis seharusnya, maka efek yang timbul adalah munculnya kontraksi yang terjadi di daerah Rahim. Dan jika dibiarkan, maka kontraksi ini berkemungkinan besar menyebabkan terjadinya pendarahan. Inilah yang kerap dijadikan sebagai metode pengguguran kandungan, yang dilakukan sendiri, tanpa pemantauan medis. 

Lalu bagaimana cara kerja cytotec pada janin?

Membicarakan mengenai efek cytotec terhadap janin membawa kita pada penjelasan mengenai bagaimana tahap-tahap yang terjadi pada bagian Rahim, setelah menerima dosis besar dari cytotec, dengan kandungan misoprostol yang tinggi. Pada saat meminum cytotec ini, tubuh akan bereaksi pertama kali dengan menerimanya sebagai anti rasa sakit. Karena itu biasanya akan memberikan efek pada bagian lambung dan usus yang nyeri. Namun kemudian ketika konsumsinya ditambah, kontraksi pada Rahim akan muncul.

Ketika kontraksi terjadi di Rahim, mengartikan bahwa Rahim menerima perlakuan yang tidak sesuai, atau membuat sesuatu terjadi di dalamnya. Kontraksi tersebut merupakan respon atas hal tersebut. Ketika mengalami kontraksi, pada ibu hamil terdapat sebuah kantong, dimana janin berada. Kantung inilah yang kemudian menjadi rumah bagi sang bayi tersebut. Namun ketika kontraksi ini terjadi, maka yang dilakukan oleh Rahim adalah terpaksa melakukan pelepasan terhadap kantung janin yang ada. Karena efek dari misoprostol tersebut membuat sekaligus pelemahan terhadap kondisi Rahim. Dengan kondisi yang seperti ini, kontraksi yang terjadi akan memberikan pengaruh pada posisi janin. Janin yang ada akan perlahan-lahan terlepas, dan keluar dari Rahim. Saat inilah kemudian keguguran mungkin terjadi. Tentu saja hal ini tidak dibenarkan. Pengguguran kandungan, terlebih lagi yang bukan didasarkan pada keadaan atau kebutuhan kesehatan sang ibu bukanlah hal yang seharusnya dilakukan.

Bagaimana seandainya keguguran tidak terjadi?

Pengonsumsian misoprostol memang berkemungkinan besar mengakibatkan keguguran pada si janin. Namun juga terdapat efek lain, selain lepasnya janin dan rusaknya kantung janin pada Rahim. Jika si janins elamat, namun si ibu kerap mengkonsumsi cytotec tanpa arahan atau pengawasan dokter, maka efek yang mungkin terjadi adalah kecacatan pada janin. Cacat ini bisa terjadi pada beberapa area, misalnya pada area bentuk tubuh bayi, yang tak bisa tumbuh dengan sempurna. Cacat juga bisa muncul pada kondisi pembentukan kepala, dan kualitas saraf bayi. Hal ini akan membuat bayi cacat secara fisik dan juga organ dalam. Karena itulah pengonsumsian misoprostol tidak bisa dilakukan secara sembarangan dan harus berdasarkan peresepan resmi dan khusus dari dokter terkait.

Konsultasikan sebelum mengonsumsi

Penggunaan obat cytotec asli dengan kandungan misoprostol tidak bisa dianggap sepele. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, penggunaan obat pada pasien yang mengandung tidak bisa disamakan dengan pasien yang sedang dalam kondisi tidak mengandung. Karena itu peresepan obat harus dilakukan langsung oleh dokter, agar tidak membahayakan kondisi tubuh. Baik si ibu, ataupun janinnya. Pengonsumsian yang berada di luar pengawasan dokter atau ahli akan memberikan dampak yang simultan. Sebab kandungan misoprostol bukan hanya akan memberikan efek cytotec terhadap janin, namun juga berkemungkinan pada organ tubuh yang lainnya.

Itulah penjelasan mengenai efek cytotec terhadap janin dan terhadap tubuh yang harus diketahui. Jangan sembarangan untuk mengkonsumsi obat, yang dilakukan dengan berdasar diagnose sendiri. Hindarilah melakukan diagnosis berdasarkan informasi yang ada di internet. Cara terbaik adalah dengan mendatangi ahli kesehatan langsung, sehingga bisa menentukan mana obat yang harus dikonsumsi dan bagaimana dosis yang tepat.


dokter@gaul

kunjungi kami untuk mendapatkan informasi dan artikel kesehatan bermanfaat. Jurnal penyakit jantung,kanker,tumor,hepatitis,diabetes,sakit mata,kulit,kehamilan,kesehatan bayi, dan sebagainya

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *